Tugas dan Wewenang

Dewan pengarah mempunyai tugas dan tanggung jawab atas
1)      Keberlangsungan LSP Universitas Airlangga Surabaya dengan menetapkan visi, misi dan tujuan
2)      Menetapkan rencana strategis.
3)      Menetapan program kerja dan anggaran belanja.
4)       Mengangkat dan memberhentikan pelaksana LSP.
5)      Membina komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
6)      Mobilisasi sumber daya.
Ketua  mempunyai tugas dan tanggung jawab atas
      1. Melaksanakan program kerja LSP.
      2. Melakukan monitoring dan evaluasi
      3. Menyiapkan rencana program kerja dan anggaran.
      4. Memberikan laporan dan bertanggung jawab kepada Dewan Pengarah
Koordinator Bidang Sertifikasi mempunyai tugas dan tanggung jawab atas
      1. Menyusun skema sertifikasi.
      2. Menyusun data pendukung skema sertifikasi.
      3. Menyiapkan perangkat asesmen dan materi uji
      4. Melaksanakan kegiatan sertifikasi termasuk pemeliharaan kompetensi dan sertifikasi ulang sesuai ketentuan yang berlaku
      5. Menetapkan persyaratan tempat uji  (TUK)
      6. Melaksanakan verifikasi dan menetapkan TUK
      7. Melakukan rekruitmen asesor kompetensi dan pemeliharaan kompetensinya
Koordinator  Bidang Manajemen Mutu mempunyai tugas dan tanggung jawab atas
      1. Mengembangkan dan menerapkan sistem manajemen mutu LSP sesuai Pedoman BNSP 201
      2. Memelihara berlangsungnya sistem manajemen agar tetap sesuai dengan standar dan pedoman yang diacu.
      3. Melakukan audit internal  dan  memfasilitasi kaji ulang manajemen
Koordinator  Bidang Administrasi mempunyai tugas dan tanggung jawab atas  
      1. Memfasilitasi unsur-unsur LSP guna terselenggaranya program sertifikasi profesi
      2. Melaksanakan tugas-tugas ketatausahaan organisasi LSP
      3. Memelihara informasi sertifikasi kompetensi
      4. Mempersiapkan laporan kegiatan LSP
Komite Skema
      1. Mengidentifikasi dan memetakan skema sertifikasi berdasarkan profil kompetensi
      2. Menetapkan jenjang kualifikasi, okupasi maupun kluster tertentu sesuai permintaan.
      3. Mengembangkan skema sertifikasi yang sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan di tempat kerja
      4. Menetapkan dan mengevaluasi skema sertifikasi dalam rangka pemeliharaan dan perbaikan efektifitas penerapan skema
      5. Memastikan proses pengembangan skema sesuai pedoman BNSP